Langsung ke konten utama

ARTIKEL SEMEN

SEMEN


Semen (cement) adalah hasil industri dari paduan bahan baku: batu kapur/gamping sebagai bahan utama dan lempung / tanah liat atau bahan pengganti lainnya dengan hasil akhir berupa padatan berbentuk bubuk/bulk, tanpa memandang proses pembuatannya, yang mengeras atau membantu pada pencampuran dengan air. Batu kapur/gamping adalah bahan alam yang mengandung senyawa Calcium Oksida (CaO), sedangkan lempung/tanah liat adalah bahan alam yang mengandung senyawa: Silika Oksida (SiO2), Alumunium Oksida (Al2O3), Besi Oksida (Fe2O3) dan Magnesium Oksida (MgO). untuk menghasilkan semen, baahan baku tersebut dibakar sampai meleleh, sebagian untuk membentuk clinkernya, yang kemudian dihancurkan dan ditambah dengan gips dalam jumlah yang sesuai. Hasil akhir dari proses produksi dikemas dalam kantong/zak dengan beraat rata-rata 40 kg atau 50 kg.

Jenis-Jenis semen menurut BPS adalah:

-semen abu atau semen portland adalah bubuk/bulk bewarna abu kebiru-biruan, dibentuk dari bahan utama baatu kapur,gamping berkadar kalsium tinggi yang diolah dalam tanyr yang bersuhu dan bertekan tinggi. Semen ini biasa digunakan sebagai perekat untuk memplester. Semen ini biasa digunakan sebagai perekat untuk memplester. Semen ini berdasarkan presentase kandungan penyusunannya terdiri dari 5 (lima), yaitu tipe I sd V.

-Semen putih adalah semen yang lebih murni dari semen abu dan digunkan untuk pekerjaan penyelesaian (finishing), seperti sebagai filler atau pengisi. Semen jenis ini dibuat dari bahan utama kalsit limestone murni>

-oil well cement atau sumur minyak adalah semen khusus yang digunakan dalam proses pengeboran minyak bumiatau  gas alam, baik di darat mapunpun di lepas pantai.

kemudian dihancurkan dan ditambah dengan gips (gypsum) dalam jumlah yang sesuai. Hasil
akhir dari proses produksi dikemas dalam kantong/zak dengan berat rata-rata 40 kg atau 50
kg.
Jenis-jenis semen

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Glitter Beauty

CARA MERAWAT WAJAH DENGAN BAIK DAN BENAR 1. Membersihkan Wajah Yang pertama yaitu, membersihkan wajah. Anda perlu mencuci wajah setidaknya dua kali sehari, paagi dan malam hari saja. Jika anda menggunakan make-up jangan lupa untuk menghapus make-up dulu setelah selesai beraktivitas. Baru setelah itu bersihkan wajah dengan produk pembersih wajah . 2. Gunakan Pelembab Penting sekali menggunkan pelembab setiap hari guna menghindari kulit dari dehidrasi. Kulit yang kering bisa menjadi penyebab berbagai masalah kulit seperti rasa gatal dan tampak kusam. Pilihlah pelembab yang bertekstur yang ringan dan mudah meresap agar wajah tidak terasa lengket. 3. Masker Jangaan lupa untuk menggunakan masker wajah sebagai nutrisi tambahan bagi kulit wajah. Dipasaran ada banyak sekali masker wajah yang tersedia untuk berbagai jenis kulit sehingga anda bisa memilih masker yang sesuai dengan kebutuhan kulit. 4.Hindari Paparan Panas Secara Langsung Di Kulit Hal ini dikarenakan bisa me...

Glitter Beauty

PERAWATAN UNTUK MENGATASI KULIT KERING 1.Mandi atau kompres air hangat 2.Gunakan sabun pembersih yang tepat 3.Keringkan tubuh dengan baik 4.Oleskan pelembab yang tepat 5.Berendam susu 6.Masker wajah buatan sendiri 7.Oleskan tabir surya

Glitter Beauty

Kesalahan dalam melakukak perawatan kulit 1. Tidak mencuci wajah Mencuci wajah harus menjadi bagian dari perawatan kulit harian kita. Hal itu juga harus dilakukan ketika kita berkeringat. Patchett merekomendasikan cuci muka minimal dua kali sehari, terutama jika kita sering berolahraga 2. Tidak melakukan facial rutin  Jika kamu tidak terbiasa melakukan facial, mungkin kamu harus mulai mempertimbangkannya. Minimal lakukanlah sebulan sekali, kemudian setiap tiga bulan. Pilihlah klinik kulit yang juga menyediakan sesi konsultasi dengan dokter sehingga kita bisa mendapatkan perawatan yang sesuai. 3. Menggunakan masker wajah terlalu sering  Menggunakan masker wajah juga bisa dimasukkan ke dalam rutinitas perawatan kulit. Bagi pemilik kulit berminyak, lakukanlah setiap tujuh hingga 10 hari. Untuk kulit kombinasi bisa menggunakan masker wajah seminggu sekali. Kulit normal bisa melakukannya dua kali seminggu. Sementara kulit kering bisa menggunakan masker wajah satu atau dua ...